KELAS IBU BALITA BULAN OKTOBER DESA TUNGGULSARI

Senin, 25 Oktober 2021 pukul 09.00 WIB bertempat di rumah bapak kepala Desa Tunggulsari Kecamatan Tayu Kabupaten Pati dilaksanakan kelas ibu balita yang dihadiri dari pihak Puskesmas Tayu. Pertemuan bulan ini membahas tentang penyakit yang diderita anak seperti :

1.Demam Berdarah

Penularan Demam berdarah dapat terjadi ketika terkena gigitan nyamuk Aedes aegypti. Saat itulah virus dengue masuk ke dalam tubuh. Sekitar 4–7 hari setelah terinfeksi virus dengue, gejala yang dialaminya:

  • Demam tinggi
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Muntah
  • Nyeri otot, sendi, atau tulang
  • Muncul ruam merah di kulit
  • Nyeri di bagian belakang mata
  • Kelelahan, Agar terlindung dari virus dan nyamuk penyebab Demam berdarah, ada beberapa cara yang dapat dilakukan, di antaranya:
    • Memasang kelambu
    • Menyalakan AC atau kipas angin
    • Menggunakan obat nyamuk
    • Mengenakan pakaian tertutup
    • Menerapkan 3M, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air dan mengubur barang bekas
    • Memperoleh vaksin dengue

2.TBC (Tuberculosis)

Gejala orang yang terkena TBC adalah batuk yang berlangsung lama, penderita TBC juga akan merasakan beberapa gejala lain, seperti:

  • Demam
  • Lemas
  • Berat badan turun
  • Tidak nafsu makan
  • Nyeri dada
  • Berkeringat di malam hari

TBC dapat dideteksi melalui pemeriksaan dahak. Beberapa tes lain yang dapat dilakukan untuk mendeteksi penyakit menular ini adalah foto Rontgen dada, tes darah, atau tes kulit (Mantoux).

TBC dapat disembuhkan jika penderitanya patuh mengonsumsi obat sesuai dengan resep dokter. Untuk mengatasi penyakit ini, penderita perlu minum beberapa jenis obat untuk waktu yang cukup lama (minimal 6 bulan).

TBC dapat dicegah dengan pemberian vaksin BCG yang disarankan dilakukan sebelum bayi berusia 2 bulan. Selain itu, pencegahan juga dapat dilakukan dengan cara:

  • Mengenakan masker saat berada di tempat ramai.
  • Tutupi mulut saat bersin, batuk, dan tertawa.
  • Tidak membuang dahak atau meludah sembarangan.

3. Cacingan

Cara pencegahan cacingan adalah dengan minum obat cacing dan menerapkan hidup bersih dan sehat.

Perilaku hidup bersih dan sehat ditingkat tatanan rumah tangga adalah sebagai berikut :

  • Persalinan yang ditolong oleh tenaga medis
  • Pemberian ASI eksklusif
  • Tidak merokok di dalam rumah
  • Olahraga / melakukan aktifitas fisik teratur
  • Makan dengan menu gizi seimbang
  • Tersedia air bersih
  • Tersedia jamban di rumah
  • Kesesuaian luas lantai dengan penghuni
  • Keluarga punya jaminan kesehatan (KIS)

Ketika membahas masalah KIS maka Bapak Kepala Desa langsung ikut memberikan pengarahan, Beliau meminta kepada warga untuk menggunakan KIS yang mereka punya supaya mengetahui apakah KIS tersebut masih aktif atau tidak karena ada sebagian KIS yang di non aktifkan dari Dinsos. Apabila KIS tersebut tidak aktif maka bisa langsung diurusi di Dinsos dengan membawa persyaratan :

  • Foto copy KTP rangkap 2
  • Foto copy KK rangkap 2
  • Foto copy KIS rangkap 2
  • Surat keterangan tidak mampu dari desa
  • Surat rujukan dari Puskesmas.

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan